Pelabuhan Sunda Kelapa

Posted on

Pelabuhan Sunda Kelapa – Lewat Pelabuhan Sunda Kelapa Jakarta Utara inilah orang luar mengenal Ibukota Indonesia. Hal tersebut karena orang luar negeri dulu jika ingin berkunjung ke Jakarta masuk melalui Pelabuhan Sunda Kelapa. Pada abad ke-12, giliran pedagang dari China yang mengunjungi Indonesia untuk menjual dagangan mereka seperti keramik, dan kain sutra untuk ditukar dengan rempah-rempah asli Indonesia.

Setelah menyusul pedagang dari Arab dan India yang datang membawa kulit, kain, dan minyak wangi untuk ditukar dengan rempah-rempah. Dengan fakta-fakta tersebut sudah kebayang kan betapa ramainya pelabuhan Sunda Kelapa dulu. Kegiatan dagang di Pelabuhan Sunda Kelapa ini berjalan hingga ratusan tahun.

Sejarah perdagangan yang ada di Pelabuhan Sunda Kelapa ini juga pernah ditulis oleh seorang pelaut dari Portugis, Tome Pires, yang sedang melakukan expedisi pejalanan menuju Utara Jawa di tahun 1500-an. Dalam artikelnya, Tome Pires menulis bahwa Pelabuuhan Sunda Kelapa adalah dermaga yang ramai dengan aktivitas perdagangan seperti sayuran, hewan potong, beras, lada dan rempah-repah lainnya.

Baru masuk ke abad-16, bangsa Portugis datang dan ingin menjajah Sunda Kelapa. Gara-gara hal tersebut, pelabuhan ini menjadi arena pertempuran. Pasukan Portugis kalah oleh pasukan Fatahillah, dan mereka berlari ke Cilacap hingga Pulau Sulawesi. Tepat setelah kejadian tersebut atau pada tanggal 22-06-1527 Sunda Kelapa berganti nama menjadi Jayakarta.

Tahun 1619 Belanda berhasil merebut Pelabuhan Sunda Kelapa dan mereka membuat kantor VOC serta benteng di sekitar dermaga ini. Kemudian nama Jayakarta diubah menjadi Batavia dan diubah menjadi pusat perdagangan International. Namun, sekitar abad ke-19 Pelabuhan Sunda Kelapa mengalami pendangkalan air laut sehingga mulai ditinggalkan oleh banyak pedagang dan pembeli, sehingga Belanda mencari alternatif pelabuhan lain. Nah, berikut ini kami bagikan informasi terkini mengenai Pelabuhan Sunda Kelapa, termasuk harga tiket masuk Pelabuhan Sunda Kelapa.

Daya Tarik

Spot Foto

Bangunan apartemen menjulang tinggi bisa terlihat sangat jelas dari Pelabuhan Sunda Kelapa ini, tentu pemandangan sangat cukup unik dan menarik buat background foto.

Ada juga mercusuar dengan pelabuhan yang bisa di-explore menjadi spot foto keren. Mercusuar tersebut merupakan pintu gerbang dermaga. Terdapat 2 mercusuar yang menjadi pembatas dari pelabuhan, mercusuar warna hijau dan warna merah.

View keren lain adalah banyaknya kapal pinisi yang bersandar di sini. Kapal-kapal tersebut bersandar rapi di muara timur Sungai Ciliwung Jln. Maritim Raya. Kapal-kapal tersebut terlihat keren untuk dijadikan background foto.

Kenapa bisa keren? Karena kapal pinisi ini juga dihiasi dengan cat warna-warni dengan nama unik untuk icon kapal-kapal tersebut. Apalagi bentuknya yang klasik semakin menambah daya tarik dari kapal pinisi tersebut.

Di Pelabuhan Sunda Kelapa ini terdapat banyak peti kemas kosong yang sering banget dipakai menjadi spot foto oleh para pengunjung. Peti kemas kosong tersebut dicat warna-warni, jadi semakin keren buat background foto.

Perahu Sampan

Pengunjung juga bisa berkeliling ke perairan di pelabuhan ini dengan menaiki perahu sampan dari ojek sampan disekitar. Kamu akan diantar berkeliling sampai ke tengah laut sehingga bisa melihat hampir seluruh dermaga ini.

Sunset

Kami sarankan mengunjungi pelabuhan ini ketika sore hari karena sunset di sini terlihat jelas. Jangan kaget jika banyak wisatawan dari Kota Tua mampir ke sini hanya untuk melihat sunset karena memang saking indahnya.

Wisata lain di Jakarta adalah Kebun Binatang Ragunan. Kamu bisa baca info lengkap mengenai harga tiket masuk Ragunan di link tersebut.

Fasilitas

Fasilitas di Pelabuhan Sunda Kelapa bisa dibilang lengkap, di antara ada :

  • Toilet
  • Tempat parkir
  • Pedagang makanan dan minuman
  • Tempat berteduh

Alamat

Lokasi Pelabuhan Sunda Kelapa berada di Jl. Inspeksi No. 281 RW 4, Pluit, Penjaringan, Kota Jakarta Utara 14450. Kamu bisa mencarinya di maps google atau klik map yang sudah tertaut di atas.

Rute

Jalan atau rute menuju ke dermaga ini cukup mudah dengan akses jalan yang juga nyaman untuk semua kendaraan. Jika kamu menggunakan kendaraan pribadi kami sarankan klik map yang ada di atas maka kamu akan lebih mudah sampai ke tujuan. Sementara buat kamu yang mengandalkan kendaraan umum berikut kami bagikan rutenya.

Trans Jakarta

Ada 2 rute yang bisa kamu pilih untuk menuju ke sini, yaitu rute Ancol dan rute Stasiun Kota. Namun, tidak semuanya beroperasi setiap hari karena hanya sebagai bus antar jemput dari Pulau Seribu saja.

Rute Ancol dan Stasiun Kota bisa berangkat setiap hari Senin, Rabu dan Sabtu saja setiap pukul 07.00 WIB dengan harga Rp3.500/orang. Sedangkan untuk rute penjemputan dari Pulau Seribu berangkat setiap Selasa, Kamis, dan Minggu pada pukul 15.30 WIB dengan harga yang sama, Rp3.500/orang.

Bus

Untuk transportasi ini kamu berangkat dari Pasar Senen dengan Kopami Jaya P 02 tujuan ke Muara Angke. Lalu turun di kawasan Pakin atau Menara Syahbandar. Perjalanan kamu lanjutkan dengan jalan kaki ke utara sekitar 100 meter hingga sampai ke tujuan.

Alternatif lain adalah naik Kopami Jaya P 02 turun di Stasiun Jakarta Kota depan Museum Bank Mandiri, lalu naik angkot M 15 tujuan Tanjung Priok, maka kamu bisa turun pas depan Pelabuhan Sunda Kepala.

Commuter Line

Pilih naik Commuter Line menuju ke Kampung Bandan dan turun di situ. Perjalanan kemudian kamu lanjutkan dengan ojek karena lokasinya sudah dekat. Alternatif lain adalah bisa naik busway Senen dan Trans Jakarta koridor 6 tujuan ke Ancol, lalu turun di Busway Pademangan.

Jam Buka

Kamu bisa mengunjungi pelabuhan ini kapan pun karena dibuka untuk umum 24 jam tanpa tutup. Namun, sekali lagi kami menyarankan sore hari datang ke sini untuk mengejar sunset.

Harga Tiket Masuk Pelabuhan Sunda Kelapa

Pengunjung hanya dikenakan biaya tiket masuk sebesar Rp2.500 saja perorang, untuk pejalan kaki atau naik sepeda. Nah, buat kamu yang naik motor kamu dikenai tarif lagi yaitu sebesar Rp3.000, mobil sebesar Rp4.000, bus atau pickup sebesar Rp7.000, truk kecil Rp9.000, truk besar dan truk kontainer sebesar Rp11.000, dan truk peti kemas sebesar Rp17.000.

Tips

Buat kamu yang ingin ke Pelabuhan Sunda Kelapa berikut hal-hal yang perlu diperhatikan.

  • Bawa tas kresek buat jaga-jaga siapa tahu hujan karena kini sedang memasuki hujan.
  • Bawa uang cash buat jajan, di sini banyak kuliner enak.
  • Buat yang tidak kuat panas, lebih baik bawa masker atau sunblock atau semacamnya buat menutupi kulit dari sinar UV langsung.
  • Jangan buang sampah sembarangan mari kita jaga lingkungan.
  • Bawa smartphone atau kamera dengan baterai full biar bisa buat foto-foto dengan puas.

Galeri Foto

pelabuhan sunda kelapa
instagram : @rita.nurmaliza
sunda kelapa
instagram : @christianto6
kapal pinisi sunda kelapa
instagram : @fijriyahhasanah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *